HajiNasional

Hari ini, Kloter Pertama Keberangkatan Jamaah Haji 2013

Situasi Masjidil Haram Tampak Masih Sepi Namun Dipenuhi oleh Peralatan Konstruksi, Kamis (05/09). (foto: Anggito Abimanyu, kemenag.go.id)
Situasi Masjidil Haram Tampak Masih Sepi Namun Dipenuhi oleh Peralatan Konstruksi, Kamis (05/09). (foto: Anggito Abimanyu, kemenag.go.id)

NASIONAL – Musim haji 1434 Hijriah/ 2013 Masehi sudah di depan mata. Sekira 5114 calon jamaah haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) pertama diterbangkan ke Tanah Suci secara serempak dari 13 embarkasi mulai hari ini, Selasa, 10 September 2013.

Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 2013 yang diterbitkan Kemenag, jadwal pemberangkatan jamaah haji dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama meninggalkan Tanah Air mulai 10 September 2013, dan gelombang kedua terbang mulai 25 September 2013. Sedangkan pemulangan gelombang pertama ke Tanah Air akan dimulai 20 Oktober 2013, dan pemulangan gelombang kedua mulai 4 Nopember 2013.

Dari Balikpapan (BPN), kloter pertama dijadwalkan akan memberangkatkan sebanyak satu kloter, dengan jumlah calon jamaah haji sekira 355 orang dari Provinsi Sulawesi Tengah. Dijadwalkan akan terbang dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Dari Indonesia, dijadwalkan jamaah haji diterbangkan dengan pesawat dari maskapai Garuda Indonesia (GA) dan Saudi Arabian Airlines (SV).

Garuda melayani penerbangan jamaah haji asal embarkasi Banda Aceh (BTJ), Balikpapan (BPN), Banjarmasin (BDJ), Jakarta-Pondok Gede (JKG), Lombok (LOP), Makassar (UPG), Medan (MES), Padang (PDG), Palembang (PLM), dan Solo (SOC).

Sedangkan Saudi Arabian Airlines (SV) kebagian jatah menerbangkan jamaah haji asal embarkasi Batam (BTH), Jakarta Bekasi (JKS) dan Surabaya (SUB).

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali memastikan Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta Timur, siap kembali menjadi embarkasi haji. Meski sejak 1998 tidak lagi dijadikan embarkasi haji, tapi diyakini pemberangkatan jamaah haji melalui bandara ini tidak ada halangan.

“Persiapan bandara oke, lebih baik. Kalau Bandara Soekarno-Hatta jauh, macet dan perlu waktu lama,” kata Menag, seperti dikutip dari detik.com (9/9/2013).

Berdasarkan informasi Kemenag, Daerah kerja (Daker) Jeddah sudah siap menerima kedatangan jamaah haji Indonesia tahun ini. “Insya Allah Kita siap melayani tamu-tamu Allah,” terang Kadaker Jeddah, Endang Jumali, seperti dikutip dari Media Center Haji (MCH), Senin (09/09).

Para petugas haji yang terdiri dari petugas kesehatan, non kesehatan, tenaga musiman, melakukan orientasi lapangan (OL) di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. “Orientasi itu diperlukan agar pada saat bertugas, mereka sudah mengenal lapangan dan job yang jelas sehingga petugas siap melayani jamaah,” ujar Endang.

“Kloter pertama dari Embarkasi Padang Sumatera Barat dijadwalkan akan mendarat di Jeddah pukul 10.40 Waktu Arab Saudi (WAS),” jelasnya. Kloter pertama rencananya akan disambut oleh Dubes RI untuk Arab Saudi, Konjen RI Jeddah, Muassasah Asia Tenggara, dan pejabat Indonesia lainnya di Arab Saudi.

Selain kedatangan Jeddah, dijadwalkan jamaah kloter satu Embarkasi Jakarta, Medan, Batam, Jakarta-Bekasi, dan Surabaya tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis (AMAA) Madinah juga pada Selasa (10/09).

“Kloter pertama Embarkasi Batam (BTH) yang akan mendarat pertama di AMAA (Madinah) pukul 14.50 WAS dan direncanakan secara seremonial akan disambut oleh Akting Konjen KJRI Jeddah Sunarko,” ujar Akhmad Jauhari, pelaksana umum daker Jeddah, seperti dikutip dari Kemenag.go.id.(sa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *