Cetak Jurnalis Muda Berintegritas, LDII Kaltim Gelar Upgrading Jurnalistik dan Pelatihan Drone di Samarinda

SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya disinformasi di media sosial, kemampuan literasi media dan jurnalistik menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Timur menggelar Upgrading Jurnalistik dalam rangkaian Road Show wilayah tengah yang mencakup Samarinda dan Kutai Kartanegara.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 31 Januari-1 Februari 2026 di Samarinda, dan diikuti sekitar 40 peserta dari Bidang Komunikasi Informasi dan Media (KIM) DPD LDII Samarinda dan Kutai Kartanegara, mahasiswa PPPM (Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa), perwakilan Pimpinan Cabang LDII serta pelajar SMA Budi Luhur Samarinda.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program kerja LDII Kaltim tahun 2026 dalam penguatan kapasitas kader di bidang komunikasi dan publikasi.

Ketua DPW LDII Kaltim, Prof. Krishna P. Candra, hadir dalam kegiatan tersebut, sementara pembukaan resmi dilakukan oleh Wanhat LDII H. Agus Buchori. Turut hadir Wakil Ketua H. Imam Lutfi, Sekretaris Wildan Taufik, dan Bendahara Wahyu Hidayat.

Menjawab Tantangan Era Digital

Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan teknik dasar jurnalistik, tetapi juga menyiapkan mereka menghadapi ekosistem media digital yang terus berkembang.

Materi yang diberikan mencakup teknik penulisan berita yang akurat dan berimbang, produksi video jurnalistik menggunakan gawai, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kerja jurnalistik, hingga penguatan pemahaman media digital.

Narasumber berasal dari praktisi Lines LDII Kutai Timur, yaitu Theo Okta, Nur Rohmat, Zakaria, dan Raymond Chouda, yang berbagi pengalaman lapangan sekaligus praktik langsung.

Menurut panitia, pendekatan pelatihan dirancang aplikatif agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memproduksi konten jurnalistik yang layak publikasi.

Praktik Drone: Jurnalistik Visual yang Bertanggung Jawab

Pada hari penutupan, Minggu pagi (1/2), peserta mengikuti praktik penggunaan drone di kawasan Stadion Sempaja Samarinda. Sesi ini dipandu narasumber Zakaria yang memperkenalkan teknik dasar pengoperasian drone, pengambilan gambar udara, serta aspek keamanan dan etika penggunaan drone untuk kebutuhan jurnalistik.

Peserta diberi kesempatan mencoba menerbangkan drone dalam jarak terbatas serta mempraktikkan pengambilan foto dan video. Sesi ini menjadi daya tarik tersendiri karena memperkenalkan jurnalisme visual berbasis teknologi yang kini semakin relevan di era media digital.

Ketua DPW LDII Kaltim, Prof. Krishna P. Candra, hadir dalam kegiatan tersebut, sementara pembukaan resmi dilakukan oleh Wanhat LDII H. Agus Buchori. Foto: LINES
Ketua DPW LDII Kaltim, Prof. Krishna P. Candra, hadir dalam kegiatan tersebut, sementara pembukaan resmi dilakukan oleh Wanhat LDII H. Agus Buchori. Foto: LINES
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 31 Januari–1 Februari 2026 di Samarinda, dan diikuti sekitar 40 peserta dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) DPD LDII Samarinda dan Kutai Kartanegara, mahasiswa PPPM, perwakilan PC LDII, serta pelajar SMA Budi Luhur Samarinda. Foto: LINES
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 31 Januari–1 Februari 2026 di Samarinda, dan diikuti sekitar 40 peserta dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) DPD LDII Samarinda dan Kutai Kartanegara, mahasiswa PPPM, perwakilan PC LDII, serta pelajar SMA Budi Luhur Samarinda. Foto: LINES
Narasumber berasal dari praktisi Lines LDII Kutai Timur, yaitu Theo Okta, Nur Rohmat, Zakaria, dan Raymond Chouda, yang berbagi pengalaman lapangan sekaligus praktik langsung. Foto: LINES
Narasumber berasal dari praktisi Lines LDII Kutai Timur, yaitu Theo Okta, Nur Rohmat, Zakaria, dan Raymond Chouda, yang berbagi pengalaman lapangan sekaligus praktik langsung. Foto: LINES
Sesi drone ini dipandu narasumber Zakaria yang memperkenalkan teknik dasar pengoperasian drone, pengambilan gambar udara, serta aspek keamanan dan etika penggunaan drone untuk kebutuhan jurnalistik. Foto: LINES
Sesi drone ini dipandu narasumber Zakaria yang memperkenalkan teknik dasar pengoperasian drone, pengambilan gambar udara, serta aspek keamanan dan etika penggunaan drone untuk kebutuhan jurnalistik. Foto: LINES

Mendorong Jurnalisme Positif dan Mencerahkan

Sekretaris DPW LDII Kaltim, Wildan Taufik, dalam sambutannya menegaskan bahwa upgrading ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi bagian dari pembentukan karakter jurnalis yang bertanggung jawab.

“Kami berharap kader LDII mampu menyajikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Termasuk memaksimalkan perannya dalam meliput kegiatan pendidikan, sosial, dan dakwah secara profesional,” ujarnya.

Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pelatihan ini membuka wawasan tentang pentingnya verifikasi informasi, etika publikasi, serta peran media sebagai sarana dakwah dan komunikasi yang menyejukkan.

Sejalan dengan Program 3K LDII

Road Show Upgrading Jurnalistik ini merupakan implementasi program DPP LDII 3K (Karya, Kontribusi, dan Komunikasi). Melalui karya jurnalistik yang baik, LDII ingin mendorong kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus membangun komunikasi publik yang sehat.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menanamkan nilai bahwa jurnalisme harus membawa solusi, bukan sekadar sensasi. Informasi yang disampaikan diharapkan mampu memberi pencerahan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Setelah wilayah tengah, kegiatan serupa direncanakan berlanjut ke wilayah utara yang meliputi Bontang, Kutai Timur, dan Berau.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, DPW LDII Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan jurnalistik, sebagai bagian dari kontribusi nyata membangun literasi informasi yang sehat di masyarakat.

(Wildan/LINES)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *