SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan penguatan karakter masyarakat.
Hal ini disampaikan Ketua DPW LDII Kaltim, Prof. Dr. Ir. H. Krishna Purnawan Candra, MS, saat menghadiri Rapat Paripurna ke-2 DPRD Kalimantan Timur dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (9/1/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalimantan Timur, H. Hasanuddin Mas’ud. Turut mendampingi Prof. Krishna, Wanhatda KH. KE. Waspodo dan Sekretaris Wildan Taufik.
Acara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, insan pers, pejabat eselon, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Timur. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah di tengah tantangan nasional dan global pada awal tahun 2026.
Dalam keterangannya, Prof. Krishna menyampaikan harapan agar di usia ke-69, Kalimantan Timur semakin maju, sejahtera, dan mampu menyiapkan generasi emas yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman.


“LDII memandang bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan karakter, moral, dan ketahanan sosial masyarakat. Karena itu, kami siap terus mendukung kebijakan dan program pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap organisasi kemasyarakatan, khususnya ormas Islam, terus diperkuat secara berkelanjutan. Menurutnya, ormas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat moderasi beragama, serta menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Prof. Krishna turut mengapresiasi berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, seperti Gratispol dan Jos Pol, yang dinilai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menilai program-program tersebut sejalan dengan semangat gotong royong dan keadilan sosial yang menjadi fondasi pembangunan daerah.
Selain itu, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah kepada warga LDII, termasuk melalui program umrah gratis bagi para marbot masjid, yang juga dirasakan manfaatnya oleh marbot di masjid-masjid di bawah naungan LDII di Kalimantan Timur.
“Program ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan negara kepada para pelayan umat yang selama ini bekerja dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Prof. Krishna memanjatkan doa agar Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melimpahkan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Kalimantan Timur, sehingga provinsi ini dapat terus menjadi contoh daerah yang harmonis, religius, dan berkontribusi positif bagi Indonesia.
Rangkaian peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur ditutup dengan makan siang dan hiburan bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan di halaman belakang Gedung DPRD Kalimantan Timur.
(Wildan/LINES)
