LDII Kaltim NGOPI di Tenggarong bersama Anggota DPR RI Dorong Pendidikan Berkualitas dan Kesempatan Setara bagi Santri.

NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bertema “Pesantren Masa Depan: Pendidikan Berkualitas dan Kesempatan yang Setara bagi Santri”

TENGGARONG – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memperluas kesempatan yang setara bagi para santri menjadi fokus utama dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) bertema “Pesantren Masa Depan: Pendidikan Berkualitas dan Kesempatan yang Setara bagi Santri”, yang digelar pada Senin, 26 Oktober 2026, di Hotel Singgasana, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WITA ini turut dihadiri Wakil Ketua DPW LDII Kalimantan Timur H. Eko Budiono yang sekaligus merupakan sesepuh Pondok Pesantren Baitul Izza di kawasan Kelurahan Panji Kutai Kartanegara, salah satu Pondok binaan LDII Kutai Kartanegara.

Acara juga menghadirkan DR. Ir. Hj. Hetifah Sjaifudian, MPP, Anggota DPR RI Komisi VIII dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur sebagai narasumber utama.

Forum ini menjadi ruang dialog untuk membahas tantangan dan peluang pengembangan pesantren dalam menghadapi kebutuhan pendidikan di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, Hetifah Sjaifudian menyoroti pentingnya mendorong pendidikan pesantren yang berkualitas, inklusif, dan mampu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh santri. Pesantren diharapkan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan karakter, tetapi juga membekali santri dengan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan untuk menghadapi perkembangan zaman.

Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr. H. Eka Mahmud, salah satu dekan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, sebagai narasumber. Ia didampingi oleh Ketua Pondok Pesantren Ribathul Khair Tenggarong. Kehadiran unsur akademisi dan pimpinan pesantren tersebut memperkaya diskusi mengenai pengembangan pendidikan Islam serta upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan pesantren.

Forum NGOPI berlangsung dalam suasana khidmat, santai, dan penuh keakraban. Melalui dialog dan pertukaran pandangan, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antara pemangku kebijakan, akademisi, dan pengelola pesantren.

NGOPI Menjadi Ruang Silaturahmi, Dialog, dan Kolaborasi Untuk Mewujudkan Pesantren Masa Depan Yang Berkualitas, Inklusif, dan Berkemajuan. Bersama DR Ir Hj Hetifah Sjaaifudian MPP anggota DPR RI

Disela- sela kegiatan, Wakil Ketua LDII Kaltim, H. Eko Budiono, mengatakan bahwa kegiatan NGOPI ini sangat penting dengan konsep sederhana namun bisa mempertemukan banyak stakeholder terutama dalam upaya memperkuat silaturahmi dan pendidikan yang lebih baik di semua Pondok Pesantren. Terlebih LDII berkomitmen dengan 8 klaster unggulannya dalam meningkatkan kontribusi nyata LDII bagi bangsa dan negara. “Pondok Pesantren binaan LDII Kaltim tersebar di beberapa daerah diantaranya di Samarinda ada Pondok Pesantren Al Aziziyah dan Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa (PPPM) Nurul Islam, di Balikpapan ada Pondok Pesantren Bairuha, di Kutai Timur ada PPPM Budi Luhur Mandiri Sangata dan di Kutai Kartanegara Pondok Pesantren Baitul Izza di kawasan Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong.

Semoga LDII bisa menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintah terutama dalam bidang pendidikan formal dan keagamaan melalui semua Pondok Pesantren yang ada. Mengingat LDII juga telah membangun beberapa gedung sekolah mulai PAUD,SD, SMP dan SMA. Bahkan sebagiannya telah memiliki akreditasi A setara sekolah negeri”.

Acara juga dihadiri para pimpinan pondok pesantren lainnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kehadiran para pimpinan pesantren dalam forum ini menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi lintas lembaga untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan Islam, termasuk peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pemerataan kesempatan pendidikan bagi para santri.

Melalui kegiatan NGOPI bertema “Pesantren Masa Depan: Pendidikan Berkualitas dan Kesempatan yang Setara bagi Santri”, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus mendorong kemajuan pesantren di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama dan pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi santri yang unggul, berdaya saing, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

NGOPI menjadi ruang silaturahmi, dialog, dan kolaborasi untuk mewujudkan pesantren masa depan yang berkualitas, inklusif, dan berkemajuan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *