Perkuat Tertib Administrasi dan Libatkan Generasi Muda, DPW LDII Kaltim Gelar Konsolidasi Organisasi Daring

​SAMARINDA — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kalimantan Timur menggelar agenda Konsolidasi Organisasi bersama jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Pimpinan Cabang (PC), hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kalimantan Timur secara daring pada Sabtu (24/10/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan organisasi dengan AD/ART terbaru hasil Munas X 2026, sekaligus menindaklanjuti arahan khusus pimpinan DPP LDII.

​Ketua DPW LDII Kalimantan Timur Prof. Dr. Ir. H. Krishna Purnawan Candra, M.S. menegaskan bahwa, konsolidasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh struktur kepengurusan di Kaltim berjalan seirama dengan ketetapan organisasi di tingkat pusat.

​”Perubahan AD/ART hasil Munas X 2026 menuntut kita untuk semakin tertib secara administrasi. Pengesahan SK kepengurusan kini terpusat satu pintu di DPP melalui validasi berjenjang di tingkat DPW. Tujuannya jelas, agar seluruh legalitas kepengurusan dari DPD hingga PAC tercatat rapi secara nasional dan memiliki kepastian hukum sesuai konstitusi organisasi,” ujar Ketua DPW LDII Kaltim di sela-sela kegiatan.

​Selain penertiban alur pengesahan SK, konsolidasi ini menyoroti pentingnya perampingan struktur kepengurusan agar organisasi bekerja lebih efektif dan efisien. Jumlah pengurus pada tiap biro maupun bagian diimbau berada pada kisaran ideal 3 hingga 4 orang, tanpa mengurangi fungsi serta keaktifan roda organisasi.

​”Struktur organisasi ke depan tidak boleh gemuk dan pasif. Kita ingin postur kepengurusan yang ramping tetapi lincah bergerak. Pengurus yang aktif dapat disebar merata di setiap biro agar program kerja organisasi dapat tercapai optimal setiap tahunnya,” lanjutnya.

​Isu regenerasi dan kepemimpinan pemuda juga menjadi perhatian utama. DPW LDII Kaltim mendorong keterlibatan generasi muda atau Gen-Z dengan target sekurang-kurangnya 25 persen pengurus diisi kader berusia 35 tahun ke bawah. Semangat ini mengacu pada rekam jejak para sahabat di zaman Rasulullah SAW, seperti Zaid bin Tsabit hingga Usamah bin Zaid, yang dipercaya memegang peran-peran strategis sejak usia muda.

​”Kami ingin kader-kader muda tampil dan bertandem langsung dengan para pengurus senior. Semangat dan keahlian digital generasi muda sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan dakwah dan keorganisasian saat ini,” tambahnya.

​Mengakhiri arahannya, Ketua DPW LDII Kaltim mengingatkan seluruh jajaran pengurus di Kaltim agar segera menuntaskan pendataan profil kepengurusan secara menyeluruh melalui portal resmi DPP LDII. Langkah inventarisasi data ini menjadi tahapan krusial dalam menyambut asesmen wilayah dari pengurus pusat, sekaligus mematangkan kesiapan menuju Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW LDII Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2027 mendatang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *