Nasional

Program Kerja 2023 LDII Tingkatkan Kontribusi untuk Bangsa

SURABAYA – DPP LDII menggelar musyawarah Program Kerja 2023 di Hotel Neo+ Waru Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (24/12). Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan bahwa program LDII mendatang harus makin dirasakan masyarakat.

“Kami mensyukuri para pengurus DPP LDII, yang pada 2022 telah bekerja keras untuk menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Komitmen LDII untuk membangun SDM harus terus dilanjutkan, sekaligus membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan nasional,” ungkap KH Chriswanto Santoso.

Musyawarah dihadiri Anggota Dewan Penasehat Pusat DPP LDII KH Abdul Syukur, para ketua DPP LDII yang merupakan koordinator bidang, dan ketua departemen serta para pengurus DPP LDII lainnya yang mengikuti acara tersebut secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, KH Chriswanto mengatakan pada 2022, DPP LDII menggelar 110 kegiatan dalam setahun, “Seratusan lebih kegiatan tersebut sudah kami pangkas, yang mulanya 150-an program kerja,” imbuhnya.

Ia menekankan, bahwa program 2023 sebagaimana program sebelumnya, untuk menyukseskan program dakwah para ulama dalam membina umat. Kedua, program tersebut bermanfaat bagi masyarakat luas, dan ketiga program kerja LDII juga harus mampu menyukseskan pembangunan nasional.

KH Chriswanto berpandangan, program pembangunan SDM bertajuk Tri Sukses Generasi Penerus atau generasi profesional religius merupakan prioritas LDII, “Maka program terkait SDM, seperti pencegahan stunting, ketahanan pangan dan lingkungan, serta pendidikan harus menjadi program yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Berbagai program tersebut, bisa dikerjakan secara mandiri oleh pengurus dan warga LDII. Namun juga bekerja sama dengan pihak lain, “Soal ketahanan pangan, kami bekerja sama dengan pemerintah daerah. Dalam waktu dekat, untuk penanganan masalah air, kami akan bekerja sama dengan Pangkostrad,” tutur KH Chriswanto.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum DPP LDII Dody T. Wijaya mengatakan, program 2023 akan terus dilanjutkan. Beberapa merupakan program baru, “Agar program berjalan efektif kami butuh penyesuaian-penyesuaian agar tidak tumpang-tindih dari sisi waktu, ataupun bisa dikerjakan bersama departemen lain,” pungkas Dody.

Selain itu, pelaksanaan program kerja LDII akan bekerja sama dengan ormas-ormas lain, “Kami memiliki nota kesepahaman dengan Persinas ASAD dan Senkom Mitra Polri,” tuturnya. Nota kesepahaman tersebut, akan lebih dikonkritkan pada 2023.

Menurut Dody, penekanan dari program-program kerja LDII harus dalam koridor empat pilar konsensus bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *